BIOSMAN8PKU BIOSMAN8PKU Author
Title: RPP KLS X Ruang lingkup Biologi
Author: BIOSMAN8PKU
Rating 5 of 5 Des:
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan                 : SMA N 8 Pekanbaru Kelas / Semester                 ...


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan                : SMA N 8 Pekanbaru
Kelas / Semester                 : X/ 1
Mata Pelajaran                      : Biologi
Materi Pokok                       : Ruang lingkup biologi
Pertemuan Ke                       :
Alokasi Waktu                      :  8 x 45 menit

A.Kompetensi Inti          : 
1. Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
    kerjasama, toleran, damai),     santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai
   bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
    lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam

   pergaulan dunia
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
    rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
    wawasan kemanusiaan,  kebangsaan,  kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
    kejadian, serta menerapkan  pengetahuan prosedural pada bidang  kajian yang spesifik
    sesuai dengan bakat dan minatnya  untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
    pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
    menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

 B. Kompetensi Dasar         :
1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang
    keanekaragaman hayati,   ekosistem, dan lingkungan hidup.
2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur sesuai data dan fakta, disiplin,
   tanggung jawab, dan  peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan   
   santun dalam mengajukan pertanyaan  dan berargumentasi, peduli
   lingkungan,  gotong royong, bekerjasama, cinta damai,  berpendapat
   secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap
   tindakan   dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam
   kelas/laboratorium maupun di  luar kelas/laboratorium.


3.1 Memahami tentang ruang lingkup biologi (permasalahan pada berbagai
     obyek biologi dan  tingkat organisasi kehidupan), metode ilmiah dan
     prinsip keselamatan kerja  berdasarkan  pengamatan dalam kehidupan
     sehari-hari.
4.1 Menyajikan data tentang objek dan permasalahan biologi pada berbagai
     tingkatan  organisasi kehidupan sesuai dengan metode ilmiah dan
      memperhatikan aspek  keselamatan kerja serta menyajikannya dalam
      bentuk laporan tertulis.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.     Mengamati melalui gambar setiap tingkat organisasi kehidupan
2.    Mengumpulkan data dari penngamatan gambar setiap  tingkat organisasi kehidupan secara jujur
3.    Mempresentasikan data yang diperoleh dari setiap  tingkat organisasi kehidupan
4.    Mengamati melalui literature atau browsing internet  Cabang biologi
5.    Mengumpulkan data mengenai  cabang biologi
6.    Mempresentasikan berbagai cabang biologi
7.  Mengamati melalui literature langkah-langkah  Metoda ilmiah
8.    Mengumpulkan data melalui literature  langkah – langkah Metoda ilmiah
9.    Mempresentasikan data yang diperoleh dari literature  langkah – langkah Metoda ilmiah secara tanggung jawab
10. Mengamati melalui literature atau pengalaman dalam  kehidupan sehari-hari prinsip keselamatan kerja
11.  Mengumpulkan data melalui pengamatan literature atau pengalaman dalam  kehidupan sehari-hari prinsip keselamatan kerja
12. Mempresentasikankan data  prinsip keselamatan kerja dengan tanggung jawab
13. Mengumpulkan data tentang permasalahan biologi pada berbagai tingkatan  organisasi kehidupan
14. Menyusun laporan melalui data tentang permasalahan biologi pada berbagai tingkatan  organisasi kehidupan
15. Mempresentasikan hasil berdasarkan data tentang permasalahan biologi pada berbagai tingkatan  organisasi kehidupan
16. Meyakini adanya keteraturan dalam bioproses
17. Membangun perilaku jujur, bekerja sama dan proaktif dalam melakukan pengamatan permasalahan pada berbagai  obyek biologi dan  tingkat organisasi kehidupan

D. Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses belajar mengajar diharapkan peserta didik  dapat :
1.     Menyebutkan  8  tingkat organisasi kehidupan
2.    Menjelaskan setiap  tingkat organisasi kehidupan
3.    Menyebutkan  Cabang biologi
4.    Menjelaskan setiap cabang biologi
5.    Menyebutkan 5 langkah  Metoda ilmiah secara berurutan
6.    Menjelaskan 5 langkah Metoda ilmiah
7.    Menyebutkan minimal 3 prinsip keselamatan kerja berdasarkan pengamatan dalam  kehidupan sehari-hari.
8.    Menjelaskan prinsip keselamatan kerja berdasarkan pengamatan dalam  kehidupan sehari-hari.
9.    Mengumpulkan data tentang permasalahan biologi pada berbagai tingkatan  organisasi kehidupan
10. Menyusun laporan melalui data tentang permasalahan biologi pada berbagai tingkatan  organisasi kehidupan
11.  Mempresentasikan hasil berdasarkan data tentang permasalahan biologi pada berbagai tingkatan  organisasi kehidupan

E. Materi ajar :
 fakta,



 Konsep

Tingkatan Objek yang Dipelajari dalam Biologi

Kehidupan di bumi dibentuk oleh struktur hierarki yang sangat teratur. Tingkatan organisasi kehidupan ini dimulai dari tingkat molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, sampai tingkat bioma.
a. Organisasi Fungsional Tingkat Molekul
tingkatan materi terendah adalah proton, neutron, dan elektron. Partikel proton, neutron, dan elektron bergabung membentuk atom (contohnya atom hidrogen, karbon, nitrogen, dan oksigen). Atom-atom lalu berikatan membentuk molekul, contohnya molekul air, glukosa, protein, dan DNA. Molekul-molekul ini saling berikatan dan membentuk ikatan yang lebih kompleks penyusun organel pada sel. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa molekul, atom, dan partikel subatomik merupakan organisasi fungsional tingkat biokimia (senyawa kimia penyusun makhluk hidup).
b. Organisasi Kehidupan Tingkat Sel
Berbagai jenis molekul saling berikatan dan membentuk organel. Organel adalah subunit sel dengan fungsi spesifik, contohnya ribosom sebagai tempat sintesis protein. Sintesis protein merupakan proses penyusunan protein. Berbagai senyawa serta organel berinteraksi satu sama lain membentuk suatu kesatuan yang disebut sel 


Gambar  Gambar sel hewan dan sel tumbuhan. (a) Sel hewan dan (b) sel tumbuhan merupakan organisasi kehidupan tingkat sel.
Suatu sel tunggal memiliki karakteristik makhluk hidup. Setiap sel memiliki materi hereditas, melakukan aktivitas metabolisme, mampu tumbuh serta berkembang. Karena memiliki karakteristik yang dibutuhkan sebagai makhluk hidup, sel disebut sebagai satuan unit terkecil kehidupan. Ukuran sel sangat kecil sehingga untuk melihatnya dibutuhkan mikroskop.
c. Organisasi Kehidupan Tingkat Jaringan
Jaringan ditemukan pada organisme multiseluler (bersel banyak). Jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki bentuk serta fungsi yang sama. Kelompok sel ini memiliki fungsi yang spesifik. Berikut ini contoh-contoh jaringan pada makhluk hidup.
1) Jaringan pada hewan
Jaringan pada hewan terdiri atas beberapa jenis. Jaringan-jaringan tersebut di antaranya adalah jaringan epitel , jaringan saraf, jaringan otot, dan jaringan darah.
 Jaringan epitel terdiri atas sel-sel epitel yang saling berhubungan. Jaringan saraf terdiri atas sel saraf yang berfungsi menerima serta merespons rangsangan. Jaringan otot merupakan serat panjang yang memiliki fungsi sebagai alat gerak aktif. Adapun jaringan darah terdiri atas sel-sel darah. Sel-sel darah ini memiliki fungsi yang berbeda. Ada yang mengedarkan oksigen, zat-zat makanan, ada pula yang berfungsi sebagai antibodi atau sistem kekebalan tubuh.
2) Jaringan pada tumbuhan
Seperti jaringan pada hewan, jaringan pada tumbuhan juga terdiri atas berbagai jenis. Jaringan yang terdapat pada tumbuhan di antaranya jaringan epidermis, jaringan pembuluh, jaringan penguat, dan jaringan meristem. Jaringan epidermis merupakan jaringan yang melapisi permukaan tumbuhan. Jaringan pembuluh terdiri atas xilem dan floem. Xilem berfungsi mengangkut air dan zat hara tanah dari akar ke daun, sedangkan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh
tumbuhan. Jaringan penguat pada tumbuhan terdiri atas sel-sel yang tebal dan kuat. Jaringan penguat ini berfungsi menyokong tubuh tumbuhan. Adapun jaringan meristem merupakan jaringan yang aktif membelah untuk menghasilkan sel-sel baru. 

d. Organisasi Kehidupan Tingkat Organ dan Sistem Organ
Organ hanya ditemukan pada organisme multiseluler. Organ merupakan struktur yang terbentuk dari beberapa jenis jaringan yang bekerja sama untuk menjalankan fungsi tertentu. Misalnya, jaringan saraf dan jaringan ikat menyusun organ otak dan bekerja sama untuk melaksanakan fungsi koordinasi. Jaringan epidermis, jaringan tiang, dan jaringan bunga karang menyusun organ daun dan bekerja sama untuk melaksanakan fungsi fotosintesis, transpirasi, serta pertukaran gas. Contoh-contoh organ lainnya adalah organ jantung 
 yang berperan untuk memompa darah; organ paru-paru untuk pertukaran oksigen dan karbon dioksida; organ telinga untuk mendengar; dan organ mata untuk melihat. Organ-organ pada tumbuhan, contohnya daun  untuk pertukaran gas, bunga untuk perkembangbiakan, dan akar untuk menyerap air dan garam mineral.

Organ-organ yang melakukan fungsi dan tugas saling berkait disebut sebagai sistem organ. Sebagai contoh, sistem pernapasan terbentuk dari kerja sama organ hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru untuk menjalankan fungsi respirasi. Sistem pencernaan terbentuk dari kerja sama organ mulut, kerongkongan, lambung, usus, hati, dan pankreas. Sistem pencernaan  berfungsi menjalankan pencernaan dan penyerapan sari-sari makanan. Sistem gerak untuk menyokong dan menggerakkan tubuh terdiri atas otot dan rangka. Sebutkan oleh Anda contoh sistem organ lainnya beserta nama organ-organ penyusunnya.