BIOSMAN8PKU BIOSMAN8PKU Author
Title: Sistem Endokrin ( Hormon )
Author: BIOSMAN8PKU
Rating 5 of 5 Des:
SISTEM HORMON ( ENDOKRIN)  gambar: sistem Endokrin Mannusia HORMON adalah cairan atau getah berupa senyawa kimia yang...
SISTEM HORMON ( ENDOKRIN) 
gambar: sistem Endokrin Mannusia


  • HORMON adalah cairan atau getah berupa senyawa kimia yang ada dalam darah dengan kadar yang sangat rendah, fungsinya pengatur metabolisme jaringan agar homeostatis . 
  • ENDOKRINOLOGI adalah cabang ilmu biologi yang membahas tentang hormon dan aktivitasnya.
  •  
Klasifikasi hormon Berdasarkan Fungsi
      1.   Hormon perkembangan hormon yang memegang peranan di dalam perkembangan,   
           pertumbuhan dan reproduksi.
  1. Hormon metabolisme :hormon yang mempunyai peranan dalam proses metabolisme.
  2. Hormon trofik :hormon yang dihasilkan oleh suatu sistem yang merangsang kelenjar endrokin untuk menghasilkan hormon.
  3. Hormon pengatur metabolisne mineral dan air :hormon yang mengatur homeostatik mineral dan konservasi air tubuh.
  4. Hormon pengatur sistem KARDIOVASKULER :hormon yang mengatur aktivitas konduksi dan kontraksi jantung.


ORGAN-ORGAN ENDOKRIN
A.Kelenjar Hipotalamus
Fungsinya untuk:
  1. Mengatur sebagian besar sekresi kelenjar lain (disebut Master Endokrin Glands)
  2. Mengatur hipofisis

B.Kelenjar Hipofisis
  • Dibagi menjadi posterior hipofisis dan anterior hipofisis.
  1. posterior hipofise /Neurohipofisis, menghasilkan 2 hormon yaitu: Hormon Oksitosin, berfungsi untuk kontraksi otot uterus dan merangsang produksi air susu ibu. Hormon Vasopresin
    Gambar1. Hipofisis Posterio
  2. Anterior hipofise / Adenohipofisis, menghasilkan:
    Gambar2. Hipofisis Anterior
1. Prolaktin/ Lactotropin/LTH berfungsi untuk proses laktasi
  • Menyusui menimbulkan impuls saraf yang berjalan ke hipotalamus.
  • Hipotalamus merangsang hipofisis anterior untuk mensekresikan prolaktin
  • Hormon prolaktin yang bekerja pada jaringan kelenjar payudara untuk segera menghasilkan air susu.
  • Hipotalamus juga merangsang hipofisis posterior untuk menghasilkan oksitosin
  • Hormon oksitosin ini akan merangsang sel-sel otot di sekitar jaringan kelenjar untukberkontraksi dan mendorong air susu masuk ke dalam sistem duktus.
2.TSH (Tirotrof Stimulating Hormon)
  • berfungsi untuk menghambat & sekresi kelenjar thiroid
3..ACTH,(Adreno CorticoTrof Hormon)
  • berfungsi untuk merangsang korteks adrenal untuk menghasilkan hormon adrenalin
4.LH, Luteinizing Hormon
  • berfungsi untuk merangsang sekresi kelenjar Gonade / Foliclle menjadi matang pecah dan ovulasi , merangsang Corpus luteum mensekresi progesteron


5.FSH, Follicle Stimulating Hormon
  • berfungsi untuk tumbuh kembang folikel di Ovarium pada perempuan dan merangsang sekresi estrogen
6.GH, Growth Hormon
  • berfungsi untuk mengatur pertumbuhan pada tulang belakang


C.Kelenjar Pineal
Menghasilkan hormon melatonin , yang berfungsi untuk merangsang pematangan organ reproduksi dan mengatur irama sirkardian.

D.Kelenjar Tiroid
Kita memiliki 2 hormon tiroid, yang keduanya dihubungkan oleh isthmus, dan menghasilkan:
  1. Hormon Tiroksin (T4), berfungsi untuk mengatur metabolisme karbohidrat dan lemak
  2. Hormon Triodo (T3), berfungsi untuk sintesis protein
  3. Hormon Kalsitonin, berfungsi untuk menurunkan kadar kalsium dan fosfat dalam darah

E.Kelenjar Paratiroid 
  • Menghasilkan Parathormon yang berfungsi untuk mengatur kadar kalsium dan fosfat dalam darah.

F.Kelenjar Thymus
  • Fungsi : menghasilkan hormon Timosin, yang berfungsi untuk mematangkan limfosit T dengan cara menfagositosis benda asing.
  • Letak : rongga dada bagian mediastinum superior
  • Terbagi menjadi lobus: dextra dan sinistra
  • Terlihat dengan jelas ketika masih bayi sampai pubertas

G.Pancreas
  • Bentuk pancreas seperti huruf “C”
  • Ada 4 bagian: caput, colum, corpus, dan cauda
  • Memiliki 2 saluran: ductus pancreaticus wirsungi (mayor) dan ductus pancreaticus santorini (minor)
  • Fungsi: menghasilkan hormon insulin dan glukagon. 
  1. Insulin: untuk menurunkan kadar gula darah
  2. glukagon: menaikkan kadar gula darah

H.Kelenjar Adrenal
Kita memiliki 2 buah kelenar adrenal:
  1. Dextra (berbentuk piramid)
  2. Sinistra (berbentuk semilunar/setengah bulan)
Kelenjar Adrenal Memiliki 2 lapisan:
  1. Korteks (luar), menghasilkan aldosteron dan kortisol
  2. Medula (dalam), menghasilkan epinefrin dan norepinefrin
 
Gambar 3 Kelenjar Adrenal
I.  Kelenjar kelamin ( Gonade)

Pada laki-laki
  • Terletak dibagian testis. 
  • Hormon yang dihasilkan yang terpenting yaitu testosteron 
  • Hormon testosteron berfungsi mempertahankan proses pembentukan sperma dan menumbuhkan cirri-ciri kelainan sekunder
Pada wanita
  • Terletak pada ovarium. Hormon yang dihasilkan :
  1. Estrogen, untuk mempertahankan pembentukan ovum dan cirri-ciri kelainan sekunder
  2. Progesteron, mengatur pembentukan plasenta dan produksi air susu.


Untuk lebih jelas baca Novel System endokrin / hormon ini

Hormon & Sistem Endokrin
  • Sistem endokrin terdiri dari sekelompok organ (kadang disebut sebagai kelenjar sekresi internal), yang fungsi utamanya adalah menghasilkan dan melepaskan hormon-hormon secara langsung ke dalam aliran darah.
  •  Hormon berperan sebagai pembawa pesan untuk mengkoordinasikan kegiatan berbagai organ tubuh.
KELENJAR ENDOKRIN

Organ utama dari sistem endokrin adalah:
  1. Hipotalamus
  2. Kelenjar hipofisa
  3. Kelenjar tiroid
  4. Kelenjar paratiroid
  5. Pulau-pulau pankreas
  6. Kelenjar adrenal
  7. Buah zakar
  8. Indung telur.
  9. Selama kehamilan, plasenta juga bertindak sebagai suatu kelenjar endokrin.
Hipotalamus
  • Hipotalamus melepaskan sejumlah hormon yang merangsang hipofisa; beberapa diantaranya memicu pelepasan hormon hipofisa dan yanglainnya menekan pelepasan hormon hipofisa.
Kelenjar hipofisa
  • Kelenjar hipofisa kadang disebut kelenjar penguasa karena hipofisa mengkoordinasikan berbagai fungsi dari kelenjar endokrin lainnya.
  • Beberapa hormon hipofisa memiliki efek langsung, beberapa lainnya secara sederhana mengendalikan kecepatan pelepasan hormon oleh organ lainnya.
  • Hipofisa mengendalikan kecepatan pelepasan hormonnya sendiri melalui mekanisme umpan balik, dimana kadar hormon endokrin lainnya dalam darah memberikan sinyal kepada hipofisa untuk memperlambat atau mempercepat pelepasan hormonnya.
  • Tidak semua kelenjar endokrin berada dibawah kendali hipofisa; beberapa diantaranya memberikan respon, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap konsentrasi zat-zat di dalam darah:
  • Sel-sel penghasil insulin pada pankreas memberikan respon terhadap gula dan asam lemak




About Author

Advertisement

Posting Komentar

 
Top