Jumat, 21 Februari 2014

PLANTAE ( Bahan Ajar Kelas X )

Peta Konsep

·         Ciri-ciri umum plantae.


ü  merupakan organisme multiseluler,
ü  Eukariot
ü   autotroph (fotosintetik)
ü  Dinding sel tumbuhan disusun atas senyawa selulosa,
ü  Menyimpan kelebihan karbohidratnya dalam bentuk amilum


  ciri morfologi  Bryophyta,
ü  Memiliki habitat di daerah yang lembap.
ü  Tumbuhan lumut merupakan peralihan dari thallophyta ke
cormophyta, karena tumbuhan lumut belum memiliki akar sejati.
ü  Akar pada tumbuhan lumut masih berupa rhizoid, selain itu tumbuhan
ini belum memiliki berkas pembuluh angkut xylem dan floem,
sehingga untuk mengangkut zat hara dan hasil fotosintesisnya
menggunakan sel-sel parenkim yang ada.
ü  Tumbuhan lumut memiliki klorofil atau zat hijau daun sehingga cara
hidupnya fotoautotrof.
ü  Tumbuhan lumut dalam hidupnya dapat bereproduksi secara aseksual
dengan pembentukan spora haploid dan reproduksi seksual dengan
peleburan gamet jantan dan gamet betina.
ü  Dalam siklus hidupnya atau metagenesis tumbuhan lumut, akan
didapati fase gametofit, yaitu tumbuhan lumut sendiri yang lebih
dominan dari fase sporofit, yaitu sporogonium.




·         Klasifikasi tumbuhan Bryophyta
Terdiri atas 3 Divisi
1.Bryophyta ( lumut Daun )
2. Anthocerotophyta( lumut Tanduk ),
3. Marchantiophyta ( Lumut Hati )

·       
            Contoh tumbuhan Bryophyta,
Lumut Daun:
ü  lumut gambut (Sphagnum sp.)
ü  Polytrichum sp
ü  Polytrichum juniperinum, Furaria,
ü  Pogonatum cirratum, .
Lumut Hati:
ü  Ricciocarpus sp.
ü  Marchantia polymorpha. sp.
Lumut Tanduk:
ü  Anthoceros sp (Anthoceros leavis )
 





Pteridophyta



·         ciri morfologi Pteridophyta,
ü  Pteridophyta merupakan satu divisio tumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh sejati (kormus) tetapi tidak menghasilkan biji untuk reproduksinya
ü  Tumbuhan ini benar-benar telah berupa kormus, jelas adanya akar, batang dan daun. Ada yang hidup sebagai saprofit dan ada pula sebagi epifit. Paku menyukai tempat lembab (higrofit), tumbuhnya mulai dari pantai (paku laut) sampai sekitar kawah-kawah (paku kawah)
ü  Akar tumbuhan paku berupa akar serabut. Pada akar paku, xilem terdapat di tengah dikelilingi floem membentuk berkas pembuluh angkut yang konsentris
ü  Batangnya jarang tumbuh tegak di atas tanah, kecuali pada paku tiang (Alsopila sp. dan Cyathea sp.). Batang tersebut kebanyakan berupa akar tongkat (Rhizoma). Tipe berkas pembuluh angkut batang sama dengan akar, yaitu tipe konsentris





·         Klasifikasi tumbuhan Pteridophyta,
Terdidiri atas  divisi
    1. Lycophyta ( Paku kawat )
    2. Sphenophyta ( Paku Ekor Kuda )
    3.  Pterophyta ( Paku Sejati )
 

·         Contoh tumbuhan Pteridophyta,
Paku Kawat;
ü  Lycopodium sp.(paku tanduk rusa),
ditanam sebagai tanaman hias.
ü  Lycopodium clavatum,
              Paku Ekor Kuda:
ü  Equisetum debile ( paku ekor kuda )
             Paku Sejati;
ü  Alsophilla glauca (paku tiang),banyak ditemukan di daerah pegunungan berhawa
dingin, batangnya hitam digunakan untuk menanam anggrek.
ü  Adiantum cuneatum (suplir)
ü  Asplenium nidus (paku sarang burung), ditanam sebagai tanaman hias.
ü  Marsilea crenata (semanggi), hidup di rawa





Peranan  Pteridophyta
Sebagai tanaman hiasan :
- Platycerium nidus (paku tanduk rusa)
- Asplenium nidus (paku sarang burung)
- Adiantum cuneatum (suplir)
- Selaginella wildenowii (paku rane)

Sebagai bahan penghasil obat-obatan :
- Asipidium filix-mas
- Lycopodium clavatum


Sebagai sayuran :
- Marsilea crenata (semanggi)
- Salvinia natans (paku sampan = kiambang)


Spermatophyta
Ciri-ciri Tumbuhan Biji


       1.       Biji dihasilkan oleh bunga atau runjung
       2.       Sperma menuju sel telur melalui tabung serbuk sari
       3.       Memiliki saluran (xilem dan floem) untuk mengangkut air, mineral, makanan, dan bahan-bahan lain
       4.       Memiliki klorofil
             Spermatophyta Terdiri Atas;

  •    Gymnospermae
  •    Angiospermae       

         Ciri-ciri Gymnospermae
     

           1.       Meliputi tumbuhan yang berupa semak-semak atau pohon-pohon yang batangnya keras dan berkayu
            2.       Merupakan akar tunggang dan batangnya bercabang-cabang
            3.       Daunnya kaku, sempit, jarang, serta berdaun pipih
            4.       Bunga yang sesungguhnya belum ada
             5.       Bakal biji terdapat pada badan mirip makroskofil dan disebut daun buah
             6.       Serbuk sari terdapat pada badan sehingga tumbuhan biji disejajarkan dengan paku heterospora

           

Ciri-ciri Tumbuhan Biji Tertutup ( Angiospermae):
         1.       Ada bunga yang sesungguhnya
         2.       Daunnya pipih,lebar, dengan susunan tulang yang beraneka ragam
         3.       Bakal biji atau biji tidak tampak
         4 .       Selisih waktu yang relatif pendek antara penyerbukan dan pembuahan
         5.       Adanya pembuahan ganda
         6.       Meliputi tumbuhan kecil, semak-semak dan perdu, dan pohon besar

     














Sumber   :
1.      Syamsuri, Istamar. 2009. Biologi untuk SMA Kelas X Semester 1. Jakarta: Erlangga.
2.      Kristiani, Ninik. 2010. Biologi Grade X. Jakarta: PT Intermitra Group.
3.      Subardi dkk ,2009,  Biologi untu SMA/MA kelas X, ,BSE, Pusat perbukuan.
6.       http://fancyfav.com/ diakse 5 januari 2014
7.       http://en.wikipedia.org/wiki/Moss, diakses 21 februari 2014

Tidak ada komentar: