Jumat, 21 Februari 2014

RPP BIOLOGI SMA KLS X ( PLANTAE )


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan                        : SMA N 8 Pekanbaru
Mata Pelajaran                             : Biologi
Kelas / Semester                           : X/ 2
Topik                                             : Plantae
Alokasi Waktu                               : 4 x 3 jp

A.Kompetensi Inti      : 
1. Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya
2.  Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
    (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),  santun, responsif dan proaktif dan menunjukan  sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam  berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3.  Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya  tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan  wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
    dan minatnya untuk memecahkan masalah
4.  Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari  yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar      :
                        1.2 Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan
               mengamati bioproses

                2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur sesuai data dan fakta, disiplin,
                tanggung jawab, dan  peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan
                 santun dalam mengajukan pertanyaan  dan berargumentasi, peduli lingkungan,
                 gotong royong, bekerjasama, cinta damai,   berpendapat secara ilmiah dan
                kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap tindakan dan dalam
                melakukan  pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium maupun di
      luar kelas/laboratorium.


3.7 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan tumbuhan ke dalam
      divisio berdasarkan pengamatan morfologi dan metagenesis tumbuhan serta
      mengaitkan peranannya dalam kelangsungan kehidupan di bumi.
          Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.       Mengidentifikasi ciri-ciri umum Plantae.
2.       Membandingkan ciri morfologi antara tumbuhan Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta
3.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi Bryophyta
4.       Menjelaskan klasifikasi Brophyta
5.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi pteridophyta.
6.       Menjelaskan klasifikasi pteridophyta.
7.       Membandingkan metagenesis pada pteridophyta.
8.       .Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi spermatophyta
9.       Mengklasifikasikan spermatophyta berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki.
10.   Memberikan contoh Gymnospermae beserta perannya
11.   Memberikan contoh Angiospermae beserta perannya
12.   Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi Angiospermae
13.   Mengelompokan beberapa macam tumbuhan Angiospermae berdasarkan ciri-cirinya
14.   Mengumpulkan informasi tentang perannan Spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari
15.   Mengidentifikasi  tentang peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari
16.   Mengkomunikasikan peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari.
17.   Membandingkan reproduksi angiospermae dan gymnospermae.
18.   Membuat laporan tertulis hasil pengamatan berbagai tumbuhan spermatophyte


4.7 Menyajikan data tentang morfologi dan peran tumbuhan pada berbagai
      aspek kehidupan   dalam bentuk laporan tertulis.
Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.       Menyajikan data tentang morfologi Bryophyta
2.       Menyajikan data tentang morfologi pteridophyta
3.       Menyajikan data tentang morfologi spermatophyta 
4.       Membuat bagan metagenesis Bryophyta
5.       Menyajikan data peranan Bryophyta dalam kehidupan sehari-hari
6.       Menyajikan data peranan pteridophyta dalam kehidupan sehari-hari
7.       Menyajikan data peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari
8.       Membuat laporan laporan tertulis hasil pengamatan berbagai tumbuhan spermatophyte

C .Tujuan Pembelajaran :
Setelah proses menggali/meneliti; kajian pustaka; berdiskusi ; kerja kelompok
;eksperimen peserta didik dapat :
1.       Mengidentifikasi ciri-ciri umum Plantae.
2.       Menyajikan data tentang morfologi Bryophyta
3.       Menyajikan data tentang morfologi pteridophyta
4.       Menyajikan data tentang morfologi spermatophyta
5.       Membandingkan ciri morfologi antara tumbuhan Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta
6.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi Bryophyta
7.       Menjelaskan klasifikasi Brophyta
8.       Membuat bagan metagenesis Bryophyta
9.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi pteridophyta.
10.   Menjelaskan klasifikasi pteridophyta.
11.   Membandingkan metagenesis pada pteridophyta.
12.   Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi spermatophyta
13.   Mengklasifikasikan spermatophyta berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki.
14.   Memberikan contoh Gymnospermae beserta perannya
15.   Memberikan contoh Angiospermae beserta perannya
16.   Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi Angiospermae
17.   Mengelompokan beberapa macam tumbuhan Angiospermae berdasarkan ciri-cirinya
18.   Membandingkan reproduksi angiospermae dan gymnospermae.
19.   Membuat laporan tertulis hasil pengamatan berbagai tumbuhan spermatophyte
20.   Mengidentifikasi  tentang peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari
21.   Menyajikan data peranan bryophyta dalam kehidupan sehari-hari
22.   Menyajikan data peranan pterydophyta dalam kehidupan sehari-hari
23.   Menyajikan data tentang peran Spermatophyta dalam kehidupan sehari - hari
24.   mengembangkan kedisiplinan, kejujuran, kerja sama, kepedulian dan
                             tanggung jawab dalam observasi dan eksperimen
25.   menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bioproses serta responsif dan proaktif  terhadap dalam observasi dan eksperimen
                                         
D. Materi ajar :
 fakta,



 
gambar plantae
          Gambar berbagai kelompok tumbuhan
          berbagai tanaman obat
 Konsep
Plantae
·         Ciri-ciri umum plantae.s
ü  merupakan organisme multiseluler,
ü  Eukariot
ü   autotroph (fotosintetik)
ü  Dinding sel tumbuhan disusun atas senyawa selulosa,
ü  Menyimpan kelebihan karbohidratnya dalam bentuk amilum
·         ciri morfologi  Bryophyta,
ü  Memiliki habitat di daerah yang lembap.
ü  Tumbuhan lumut merupakan peralihan dari thallophyta ke
cormophyta, karena tumbuhan lumut belum memiliki akar sejati.
ü  Akar pada tumbuhan lumut masih berupa rhizoid, selain itu tumbuhan
ini belum memiliki berkas pembuluh angkut xylem dan floem,
sehingga untuk mengangkut zat hara dan hasil fotosintesisnya
menggunakan sel-sel parenkim yang ada.
ü  Tumbuhan lumut memiliki klorofil atau zat hijau daun sehingga cara
hidupnya fotoautotrof.
ü  Tumbuhan lumut dalam hidupnya dapat bereproduksi secara aseksual
dengan pembentukan spora haploid dan reproduksi seksual dengan
peleburan gamet jantan dan gamet betina.
ü  Dalam siklus hidupnya atau metagenesis tumbuhan lumut, akan
didapati fase gametofit, yaitu tumbuhan lumut sendiri yang lebih
dominan dari fase sporofit, yaitu sporogonium.
·         ciri morfologi Pteridophyta,
ü  Pteridophyta merupakan satu divisio tumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh sejati (kormus) tetapi tidak menghasilkan biji untuk reproduksinya
ü  Tumbuhan ini benar-benar telah berupa kormus, jelas adanya akar, batang dan daun. Ada yang hidup sebagai saprofit dan ada pula sebagi epifit. Paku menyukai tempat lembab (higrofit), tumbuhnya mulai dari pantai (paku laut) sampai sekitar kawah-kawah (paku kawah)
ü  Akar tumbuhan paku berupa akar serabut. Pada akar paku, xilem terdapat di tengah dikelilingi floem membentuk berkas pembuluh angkut yang konsentris
ü  Batangnya jarang tumbuh tegak di atas tanah, kecuali pada paku tiang (Alsopila sp. dan Cyathea sp.). Batang tersebut kebanyakan berupa akar tongkat (Rhizoma). Tipe berkas pembuluh angkut batang sama dengan akar, yaitu tipe konsentris
·         ciri morfologi Spermatophyta
Ciri-ciri Tumbuhan Biji:
1.       Biji dihasilkan oleh bunga atau runjung
2.       Sperma menuju sel telur melalui tabung serbuk sari
3.       Memiliki saluran (xilem dan floem) untuk mengangkut air, mineral, makanan, dan bahan-bahan lain
4.       Memiliki klorofil
Ciri-ciri gymnospermae
1.       Meliputi tumbuhan yang berupa semak-semak atau pohon-pohon yang batangnya keras dan berkayu
2.       Merupakan akar tunggang dan batangnya bercabang-cabang
3.       Daunnya kaku, sempit, jarang, serta berdaun pipih
4.       Bunga yang sesungguhnya belum ada
5.       Bakal biji terdapat pada badan mirip makroskofil dan disebut daun buah
6.       Serbuk sari terdapat pada badan sehingga tumbuhan biji disejajarkan dengan paku heterospora
Ciri-ciri Tumbuhan Biji Tertutup:
1.       Ada bunga yang sesungguhnya
2.       Daunnya pipih,lebar, dengan susunan tulang yang beraneka ragam
3.       Bakal biji atau biji tidak tampak
4.       Selisih waktu yang relatif pendek antara penyerbukan dan pembuahan
5.       Adanya pembuahan ganda
6.       Meliputi tumbuhan kecil, semak-semak dan perdu, dan pohon besar

·         Klasifikasi tumbuhan Bryophyta
Terdiri atas 3 Divisi
1.Bryophyta ( lumut Daun )
2. Anthocerotophyta( lumut Tanduk ),
3. Marchantiophyta ( Lumut Hati )
·         Klasifikasi tumbuhan Pteridophyta,
Terdidiri atas  divisi
    1. Lycophyta ( Paku kawat )
    2. Sphenophyta ( Paku Ekor Kuda )
    3.  Pterophyta ( Paku Sejati )
 Klasifikasi tumbuhan  Spermatophyta
·         Contoh tumbuhan Bryophyta,
Lumut Daun:
ü  lumut gambut (Sphagnum sp.)
ü  Polytrichum sp
ü  Polytrichum juniperinum, Furaria,
ü  Pogonatum cirratum, .
Lumut Hati:
ü  Ricciocarpus sp.
ü  Marchantia polymorpha. sp.
       Lumut Tanduk:
ü  Anthoceros sp (Anthoceros leavis )
·         Contoh tumbuhan Pteridophyta,
Paku Kawat;
ü  Lycopodium sp.(paku tanduk rusa),
ditanam sebagai tanaman hias.
ü  Lycopodium clavatum,
              Paku Ekor Kuda:
ü  Equisetum debile ( paku ekor kuda )
             Paku Sejati;
ü  Alsophilla glauca (paku tiang),banyak ditemukan di daerah pegunungan berhawa
dingin, batangnya hitam digunakan untuk menanam anggrek.
ü  Adiantum cuneatum (suplir)
ü  Asplenium nidus (paku sarang burung), ditanam sebagai tanaman hias.
ü  Marsilea crenata (semanggi), hidup di rawa
·         Contoh tumbuhan Spermatophyta
·         Metagenesis tumbuhan Bryophyta,
·         Metagenesis tumbuhan Pteridophyta,
·         Reproduksi tumbuhan  Spermatophyta
·         Manfaat dan peran tumbuhan dalam ekosistem, manfaat ekonomi, dan dampak turunnya keanekaragaman tumbuhan bagi ekosistem
Peranan  Pteridophyta
Sebagai tanaman hiasan :
- Platycerium nidus (paku tanduk rusa)
- Asplenium nidus (paku sarang burung)
- Adiantum cuneatum (suplir)
- Selaginella wildenowii (paku rane)

Sebagai bahan penghasil obat-obatan :
- Asipidium filix-mas
- Lycopodium clavatum

Sebagai sayuran :
- Marsilea crenata (semanggi)
- Salvinia natans (paku sampan = kiambang)

Prinsip

Pro­sedur

E. Metode pembelajaran   :
  Inquiry / discovery
      Kajian  pustaka
      Diskusi
      Eskperimen
      Penugasan/ kerja kelompok



F. Sumber/ Bahan / Alat
Sumber   :
1.      Syamsuri, Istamar. 2009. Biologi untuk SMA Kelas X Semester 1. Jakarta: Erlangga.
2.      Kristiani, Ninik. 2010. Biologi Grade X. Jakarta: PT Intermitra Group.
3.      Subardi dkk ,2009,  Biologi untu SMA/MA kelas X, ,BSE, Pusat perbukuan.
6.       http://fancyfav.com/ diakse 5 januari 2014
7.       http://en.wikipedia.org/wiki/Moss, diakses 21 februari 2014

Bahan:            1. Buku kerja siswa MGMP Biologi SMA/MA Kota Pekanbaru
             2. Bahan dari internet
             3.ppt ( Power point)

Alat   : 1.  LCD
 2.  Leptop.     
 3. Mikroskop 






G. Kegiatan Pembelajaran /Langkah – Langkah
Pertemuan ke 1
A. Pendahuluan ( 10 menit )
·         Salam ,Doa , Sebagai implementasi nilai religius
·         Pengkondisian kelas , sebagai implementasi nilai disiplin
·         Apersepsi,
Guru menanyakan materi yang sudah dipelajari dan terkait dengan materi yang akan dipelajari, dengan pertanyaan” Masih ingatkah kalian tentang Jamur? Apa perbedaan Antara jamur  dengan  dengan tanaman lumut ?”
·         Motivasi
Selanjutnya Guru menampilkan gambar lumut,paku dan gambar salah satu tumbuhan spermatophita




·         penyajian prasarat
Setelah peserta didik mengamati gambar lumut,paku dan gambar spermatophita  guru memberikan pertanyaan” Dari gambar yang kalian amati apa yang dapat kamu simpulkan?”
·         Penyampaian Tujuan pembelajaran:
1.       Mengidentifikasi ciri-ciri umum Plantae.
2.       Menyajikan data tentang morfologi Bryophyta
3.       Menyajikan data tentang morfologi pteridophyta
4.       Menyajikan data tentang morfologi spermatophyta
5.       Membandingkan ciri morfologi antara tumbuhan Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta
6.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi Bryophyta
7.       Menjelaskan klasifikasi Brophyta
8.       Membuat bagan metagenesis Bryophyta
9.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi pteridophyta.
10.   Menjelaskan klasifikasi pteridophyta.
11.   Membandingkan metagenesis pada pteridophyta.


B. Kegiatan Inti ( 110 menit )
Mengamati
• peserta didik mengamati  gambar hutan hujan tropis dengan berbagai
   jenis tumbuhan yang membentuk strata di dalamnya, atau guru memperagakan
   beberapa contoh tanaman lumut , paku-pakuan serta  tumbuhan angiospermae   
   dan gymnospermae

Menanya
Peserta didik  dimotivasi untuk  menanyakan tentang:
• berbagai jenis tumbuhan yang membentuk strata di hutan hujan tropis
• cara mengenali nama dan mengelompokkannya
• Ciri-ciri masing-masing kelompok plantae
·       Apa persamaan dan perbedaan Antara tumbuhan lumut dan paku ?

Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplorasi)
• Menggunakan contoh tumbuhan yang dibawa peserta didik
(lumut, paku,tumbuhan biji) ,peserta didik  melakukan pengamatan  sesuai dengan lembar   kegiatan  yang sudah dibuat , atau dengan membawa siswa ke taman sekolah mengumpulkan data morfologi dari contoh yang mewakili tanaman lumut, paku serta spermatophyte( angiospermae dan gymnospermae) ,
           • peserta didik dapat menentukan perbedaan  ciri morfologi antara tumbuhan Bryophyta,
                Pteridophyta, dan   Spermatophyta
·   Mengindentifikasi alat reproduksi lumut dan paku dari lingkungan sekitar
            • dengan kajian pustaka peserta didik dapat membuat bagan metagenesis pada
               lumut, paku-pakuan,

Mengasosiasi
• Mengaitkan konsep berbagai keanekaragaman hayati dengan metode
  pengelompokan berdasarkan ciri morfologi peserta didik dapat menentukan ciri
  plantae , bryophyte,pteridophya serta spermatophyta
•Menemukan ciri khas dan dasar pengelompokan tumbuhan paku dan lumut.
·   Dari data yang diperoleh,peserta didik dapat menentukan klasifikasi lumut dan paku dan contohnya
·   Peserta didik dapat menjelaskan skema metagenesis lumut dan paku

Mengkomunikasikan
• Peserta didik Menyajikan laporan hasil pengamatan dari berbagai tumbuhan
 ( lumut, paku dan spermatophyte) secara bergantian didepan kelas tentang ciri ,klasifikasi dan metagenesisi pada tumbuhan lumut dan paku.
·         Guru menguatkan konsep apa yang sudah dipaparkan oleh peserta didik

C, Penutup
PT( Penugasan Terstruktur):


KMTT( Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur):
·         Refleksi /umpan balik

Pertemuan ke 2
A. Pendahuluan ( 10 menit )
·         Salam ,Doa , Sebagai implementasi nilai religius
·         Pengkondisian kelas , sebagai implementasi nilai disiplin
·         Apersepsi, Motivasi, penyajian prasarat
·         Penyampaian Tujuan pembelajaran:
1.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi spermatophyta
2.       Mengklasifikasikan spermatophyta berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki.
3.       Memberikan contoh Gymnospermae beserta perannya



B. Kegiatan Inti ( 110 menit )
Mengamati
• peserta didik mengamati gambar salah satu dari gymnospermae atau tumbuhan gymnospermae yang dibawa peserta didik dari rumah  

Menanya
Peserta didik  dimotivasi untuk  menanyakan tentang:
• Dari berbagai  berbagai jenis tumbuhan, bagaimana mengenali nama dan    
   mengelompokkannya?
• Apa ciri-ciri masing-masing kelompok?
• Apa manfaat keberadaan tumbuhan di muka bumi?

Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplorasi)
  Mengamati alat reproduksi tumbuhan biji (angiospermae dan gymnospermae) melalui  
   obyek nyata atau gambar.
• melalui kajian pustaka dan ciri morfologi tanaman gynospermae , peserta didik dapat
   menentukan klasifikasi dari gymnospermae dan Membuat bagan reproduksi
   gymnospermae   

Mengasosiasi
•Didalam kelompok yang sudah ditentukan sebelumnya peserta didik mendiskusikan 
  ciri morfologi tanaman gynospermae ,  klasifikasi dari  gymnospermae dan  bagan
  reproduksi  gymnospermae   

Mengkomunikasikan
• Peserta didik mempresentasikan secara bergantian di depan kelas tentang 
  ciri morfologi tanaman gynospermae ,  klasifikasi dari  gymnospermae dan  bagan
  reproduksi  gymnospermae  
·      Guru memperkuat konsep yang telah disampaikan peserta didik




C, Penutup
PT( Penugasan Terstruktur):


KMTT( Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur):
·         Refleksi /umpan balik

Pertemuan ke 3
A. Pendahuluan ( 10 menit )
·         Salam ,Doa , Sebagai implementasi nilai religius
·         Pengkondisian kelas , sebagai implementasi nilai disiplin
·         Apersepsi, Motivasi, penyajian prasarat
·         Penyampaian Tujuan pembelajaran:
1.       Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi Angiospermae
2.       Mengelompokan beberapa macam tumbuhan Angiospermae berdasarkan ciri-cirinya
3.       Membandingkan reproduksi angiospermae dan gymnospermae.
4.       Membuat laporan tertulis hasil pengamatan berbagai tumbuhan spermatophyte
5.       Mengidentifikasi  tentang peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari


B. Kegiatan Inti ( 110 menit )
Mengamati
          Peserta didik mengamati berbagai jenis tumbuhan spermatophyta melalui      
            tanaman angiospermae yang ada didepan kelas atau gambar/spesimen, video atau
            charta.

Menanyakan
Peserta didik dimotivasi untuk  menanyakan tentang:
• Ciri-ciri tumbuhan spermatophyta
• Dasar pengelompokannya
• Cara pengelompokannya


Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplorasi)
• Menggunakan contoh tumbuhan yang dibawa peserta didik/gambar/charta angiospermae
   mengidentifikasi ciri morfologinya.
• Mengamati alat reproduksi tumbuhan biji (angiospermae dan gymnospermae) melalui
   obyek nyata atau gambar melalui kerja kelompok
• Mengindentifikasi alat reproduksi tumbuhan-tumbuhan tersebut.
• Membuat bagan metagenesis gymnospermae dan angiospermae, membandingkan dengan gambar/charta




Mengasosiasi
·         Peserta didik mengisi tabel pengamatan sesuai dengan hasil yang diperoleh ,secara jujur pada Lembar Kerja Siswa .
·         Peserta didik mengembangkan temuan hasil kegiatan   dengan kelompok tentang dasar pengelompokkan angiospermae dan dan mengelompokkan angiospermae secara jujur dan bertanggung jawab

Mengkomunikasikan
·         Secara klasikal membahas hasil temuan yang diperoleh dari pengamatan yang dilakukan dalam kelompok sampai pada penyepakatan atau kesimpulan tentang
 dasar-dasar klasifikasi Angiospermae
Pengelompokan beberapa macam tumbuhan Angiospermae berdasarkan ciri-cirinya
Perbandingan  reproduksi angiospermae dan gymnospermae.
secara demokratis
·         Guru memberikan penguatan berupa penjelasan sebagai penyempurnaan kesimpulan yang dihasilkan siswa
C, Penutup
PT( Penugasan Terstruktur):
Tugas individu  Mengumpulkan informasi peran Plantae pada berbagai bidang   (industri, kesehatan, pangan, dll)

·         Refleksi /umpan balik

Pertemuan ke 4
A. Pendahuluan ( 10 menit )
·         Salam ,Doa , Sebagai implementasi nilai religius
·         Pengkondisian kelas , sebagai implementasi nilai disiplin
·         Apersepsi, Motivasi, penyajian prasarat
·         Penyampaian Tujuan pembelajaran:
1.       Mengkomunikasikan peranan bryophyta dalam kehidupan sehari-hari
2.       Mengkomunikasikan peranan pterydophyta dalam kehidupan sehari-hari
3.       Mengkomunikasikan peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari


B. Kegiatan Inti ( 110 menit )
Mengamati
Mengumpulkan informasi dari berbagai sumber tentang manfaat dan peran
   keanekaragaman plantae dalam berbagai segi.
• Mengumpulkan informasi berbagai tanaman obat


Menanya
Peserta didik dimotivasi untuk  menanyakan tentang:
• Peran keberadaan tumbuhan di muka bumi?
•Apa contoh manfaat keanekaragaman plantae dalam kehidupan
•Contoh tanaman obat yang khas Indonesia

Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplorasi)
• Mengumpulkan informasi peran Plantae pada berbagai bidang (industri, kesehatan, pangan, dll) tugas mandiri untuk bahan diskusi.

Mengasosiasi
• Mengaitkan  keanekaragaman hayati plantae khas Indonesia dengan kekebermanfaatannya dalam berbagai bidang kehidupan (industri, kesehatan, pariwisata,dll)

Mengkomunikasikan
Secara klasikal peserta didik mempresentasikan  hasil temuan yang diperoleh dari pengamatan yang dilakukan dalam kelompok sampai pada penyepakatan atau kesimpulan tentang:
1.       peranan bryophyta dalam kehidupan sehari-hari
2.       peranan pterydophyta dalam kehidupan sehari-hari
3.        peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari

·         Guru memberikan penguatan berupa penjelasan sebagai penyempurnaan kesimpulan yang dihasilkan siswa


C, Penutup
PT( Penugasan Terstruktur):


KMTT( Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur):
·         Refleksi /umpan balik








VI. Penilaian
1.         Jenis / Teknik Penilaian
Portofolio (Hasil , Rangkuman)
•observasi  Sikap
•Performance/tes Praktik
Tes Tertulis ( Essay )
•Lembar penilaian antar teman
2.Penilaian Produk
 Instrumen penilaian
          Intrumen Penilaian Portofolio
          Instrumen Penilaian Sikap
          Instrumen Penilaian Diskusi
          Instrumen penilaian produk
          Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian
























INSTRUMEN  PENILAIAN  SIKAP

Materi                                  : Plantae
Kelas/Semester                :  X/2
Hari/Tanggal                       : 

KOMPETENSI SIKAP SPIRITUAL

Kompetensi  Inti

                Kompetensi  Dasar
Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya
1.2 Menyadari dan mengagumi  
      pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bioproses.









Contoh rubrik mengagumi pola pikir ilmiah
KRITERIA
INDIKATOR
AB
Selalu mengagumi pola pikir ilmiah konsisten
B
Sering mengagumi pola pikir ilmiah konsisten
C
Kadang-kadang mengagumi pola pikir ilmiah belum konsisten
K
Tidak mengagumi pola pikir ilmiah tidak konsisten






KOMPETENSI SIKAP SOSIAL

Kompetensi  Inti

                Kompetensi  Dasar
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
          kerjasama, toleran, damai),  santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai
          bagian dari solusi atas  berbagai permasalahan dalam  berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
          dalam pergaulan dunia

2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur sesuai data dan fakta, disiplin,  tanggung jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan              santun dalam mengajukan pertanyaan  dan berargumentasi, peduli   lingkungan,  gotong royong, bekerjasama, cinta damai, berpendapat
 secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap  tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/ laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium.


Contoh rubrik Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan
KRITERIA
INDIKATOR
             AB
Selalu Peduli terhadap keselamatan diri dan guru serta teman sudah konsisten
B
Sering Peduli terhadap keselamatan diri dan guru  serta  teman -mulai konsisten
C
Kadang-kadang Peduli terhadap keselamatan diri dan guru serta  teman -  belum konsisten
K
Tidak Peduli terhadap keselamatan diri dan guru dan teman - tidak konsisten








No.
Nama Siswa
KRITERIA SIKAP
Jumlah Skor
Nilai
Disiplin
Kerjasama
Kejujuran
Kepedulian
Tanggung jawab
1.








2.








3.








4.








5.








6.








7.








8.








9.








dst








*) Ketentuan:
·           1 = jika peserta didik tidak konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator
·           2 = jika peserta didik belum konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator,  tetapi belum konsisten
·           3 = jika peserta didik mulai konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator
·           4 = jika peserta didik sudah konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam   indikator

FORMAT PENILAIAN
Nilai :
Jumlah Skor   X 4         =
         20( skor Max)






PENILAIAN  KETERAMPILAN

Penilaian kompetensi keterampilan                        :Penilaian Proyek
Satuan Pendidikan                                                          : SMA Negeri 8 Pekanbaru
Mata Pelajaran                                                                               : Biologi
Kelas/Semester/Tahun Pelajaran                             : X/ 2 /Tahun Pelajaran 2013/2014
Kompetensi Dasar                                                           :
4.7 Menyajikan data tentang morfologi dan peran tumbuhan pada berbagai
      aspek kehidupan   dalam bentuk laporan tertulis.
Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.       Menyajikan data tentang morfologi Bryophyta
2.       Menyajikan data tentang morfologi pteridophyta
3.       Menyajikan data tentang morfologi spermatophyta 
4.       Membuat bagan metagenesis Bryophyta dan pteridophyta
5.       Mengkomunikasikan peranan Bryophyta dalam kehidupan sehari-hari
6.       Mengkomunikasikan peranan pteridophyta dalam kehidupan sehari-hari
7.       Mengkomunikasikan peranan spermatophyta dalam kehidupan sehari-hari
8.       Membuat laporan laporan tertulis hasil pengamatan berbagai tumbuhan spermatophyte

                       
RUBRIK PENILAIAN PORTOFOLIO PRAKTIKUM BIOLOGI

KRITERIA
SKOR
INDIKATOR
Persiapan
Skor maks 3
3
Pemilihan alat dan bahan tepat
2
Pemilihan alat dan  bahan kurang tepat
1
Pemilihan alat dan bahan tidak tepat
Pelaksanaan
Skor Maks 9
3
Rangkaian alat tepat dan rapi
2
Rangkaian alat kurang tepat dan kurang  rapi
1
Rangkaian alat tidak tepat dan tidak rapi
3
Langkah kerja dan waktu pelaksanaan tepat
2
Langkah kerja atau waktu pelaksanaan kurang tepat
1
Langkah kerja dan waktu pelaksanaan tidak tepat
3
Memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan
2
Kurang Memperhatikan keselamatan kerja atau  kebersihan
1
Tidak Memperhatikan keselamatan kerja dan kebersihan
Hasil
Skor maks 6
3
Data akurat
2
Data kurang akurat
1
Data tidak akurat
3
Kesimpulan Tepat
2
Kesimpulan  kurang Tepat
1
Kesimpulan  tidak Tepat
Laporan
Skor maks 3
3
Tampilan menarik dan bahasa sesuai kaidah
2
Tampilan kurang menarik atau bahasa sesuai kaidah
1
Tampilan tidak menarik dan bahasa tidak sesuai kaidah








No.
Nama Siswa
INDIKATOR
Jumlah Skor





Nilai
Alat dan bahan
Rangkaian alat
Langkah kerja
Keselamatan kerja
data
kesimpulan
Tampilan laporan
1.










2.










3.










4.










5.










6.










7.










8.










9.










dst











FORMAT PENILAIAN
Nilai :
Jumlah Skor   X 4         =
Skor maks (21)
Mengetahui                                                 
Kepala SMA N 8 Pekanbaru,                                                             Pekanbaru,  janiari  2014.
Guru Mata Pelajaran        
           Biologi

                                                                                               
Dra.Hj. Hasnidar                                                                                  HJ  Almansyahnis, S.Pd
NIP.19650222 199103 2001                                                           NIP  19630420 198512 2002

Tidak ada komentar: